Jumat, 19 September 2008

Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu

Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.
Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral, karena ia hanyamempunyai dua arah gerak; yaitu bila ia tidakmemuliakan,pasti iamenghinakan.Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk berlaku tenang bilaAnda merasa tenang. Ia akan selalu memperbaruhi kekuatannya untukmembuat Anda memperbaruhi kemapanan Anda.Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda berpikir dengan jernihdalam memilih tindakan dan cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu
akan menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkankemapananAndayang sekarang -untuk menuju sebuah kemapanan baru yanglebih tinggi.Tetapi, bila Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah pembaruandari kemapanan Anda.Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang berkedudukan tinggi yangterlontarkan dari tingkat kemapanannya, dan kemudian direndahkan karenadia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang tidak bisadirendahkan lagi, dia disebut sebagai budak nafsu.Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentukelas Anda.Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan bahwa untuk menjadi

Selasa, 09 September 2008

Jagalah Hubungan Baik & Turun gununglah.


Jagalah Hubungan Baik & Turun gununglah.


satu lagi tip's leadership yang sederhana untuk kita semua,


Hubungan Baik Jalin hubungan profesional dan interpersonal yang harmonis dengan seluruh anak buah. lngat, di balik statusnya sebagai bawahan, karyawan adalah pribadi yang memiliki latar belakang unik dan permasalahan tertentu. Luangkan waktu untuk mengenal karyawan secara personal sehingga Anda mampu melakukan coaching tepat sasaran.


Turun Gunung Mentang-mentang kartu nama telah dihiasi title Manajer, mentang sudah GM, atau sudah Supervisor.. atau sembarang lah... lantas Anda merasa bebas dari kewajiban dan melakukan dirty job atau pekerjaan anak buah?? . Seorang pemimpin akan dihargai anak buahnya apabila ia bersedia terjun ke lapangan dan tak asal main perintah saja. Semakin hebat lagi hormat anak buah bila pekerjaan itu bisa dilakukan dengan lancar. Turun gunung, masuk lumpur, itu perlu karena akan menunjukkan kualitas Anda kepada anak buah.

Senin, 08 September 2008

Tumbuhkan Motivasi

Tumbuhkan Motivasi

Berikut saya sampaikan sedikit tip's kepemimpin. yakni memberi motivasi.
bisa di kantor, di lapangan bola, di rumah atau di partai politik.

Berikan penghargaan terhadap prestasi-sekecil apapun itu, yang dilakukan anak buah Anda. Bahkan karyawan yang paling hobi telat sekalipun akan berusaha memperbaiki diri apabila Anda memujinya ketika ia datang tepat waktu (apalagi bila pujian itu diberikan tanpa terkesan menyindir). Secara berkala, ajukan pula pertanyaan serta tantangan yang mampu merangsang kreativitas berpikir anak buah Anda. Misalnya meminta pendapat mereka atas sebuah proyek kecil. Atau minta ide mereka untuk merubah posisi ruangan kantor.

Selamat mencoba.
sumber : al-its +

Jumat, 08 Agustus 2008

KAPAN DIRASA CUKUP ??

Cukup Itu Berapa ? ...Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup". Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup? § Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. § Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. § Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. § Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. § Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. "Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.Belajarlah untuk berkata "Cukup"Sumber : Anonymous

Kamis, 31 Juli 2008

WINNERS VERSUS LOSERS

WINNERS VERSUS LOSERSThe Winner is always part of the answer;The Loser is always part of the problem.The Winner always has a program;The Loser always has an excuse.The Winner says, "Let me do it for you";The Loser says, "That is not my job."The Winner sees an answer for every problem;The Loser sees a problem for every answer.The Winner says, "It may be difficult but it is possible";The Loser say, "It may be possible but it is too difficult."When a Winner makes a mistake, he says, " I was wrong";When a Loser makes a mistake, he says, "It wasn't my fault." You want to be the WINNER ?? YES!! semanggaaatt