Terima kasih ” masakan mama memang luar biasa” manis & pedasnya pas.
Kata diatas cukup ringan, tapi efeknya besar.
Bayangkan jika Anda memberi pujian yang tulus bagi minimal satu orang setiap hari. Pujian itu akan memberi efek berantai ketika orang yang Anda puji merasa bahagia dan menularkan virus kebahagiaan tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.
Keponakan saya selalu mengingatkan jika saya lupa mengucapkan kata
"terima kasih" saat petugas minimarket memberikan stroke dan uang kembalian.
Menurut dia, kata "terima kasih" merupakan "kata luar biasa" yang akan membuat
orang lain senang. Begitu juga kata "tolong" ketika kita meminta bantuan
orang lain, misalnya pembantu rumah tangga kita.
Saya jadi berfikir ”terima kasih” lebih jarang saya katakan daripada ”tolong” , walaupun sudah tergolong sopan dalam memberikan perintah, tapi tanpa kata terima kasih rasanya kurang. Efeknya memang luar biasa,orang yang mengucapkan terima kasih dengan tulus pasti dia bahagia telah terbantu, dan yang menerima pasti senang dengan apreseasi kita. Dan akan melanjutkan kebahagiaan ke anak, istri, tetangga keluarga dan lain-lain, begitu seterusnya.
Alangkah bahagia jika kita dapat membahagiakan orang lain, dan memulai dengan melakukan hal yang kecil, buang sampah pada tempatnya, pasti akan memudahkan tukang sampah bekerja. tidak meludah sembarang tempat, tidak menutup pintu dengan keras.. yach.. banyak lagi..
ringan kan..
Terima kasih ... Tolong... Ya hanya dua kata yang ringan, tapi jika hati kita tidak terbuka, akan sulit mengucapkan dan membiasakannya. Jadi inget 3M nya Aagym : Mulai dari hal yang kecil, Mulai dari diri sendiri & Mulai dari sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar